Risiko security bisa dikategorisasikan menjadi tiga kategori dasar,
yaitu:


  • Service Disruption, dimana suatu jaringan komputer tidak bekerja
    sebagaimana tujuan yang telah ditetapkan. Ini bisa disebabkan oleh
    adanya serangan \"denial of service\" dimana jaringan komputer Anda
    dibombardir dengan informasi yang salah atau bisa juga sampah
    sehingga jaringan harus melayani traffic tersebut dan menyebabkan
    koneksi dalam jaringan terganggu dan akhirnya tidak bisa bekerja
    sama sekali. Denial of service ini bisa juga terjadi akibat adanya
    suatu kelemahan di dalam sistem operasi yang ada pada komputer
    tersebut.

  • Theft of Service, dimana ini merupakan aktivitas ilegal oleh
    suatu user dimana ia bisa menggunakan bandwidth dari jaringan
    komputer untuk kepentingannya sendiri.

  • Privacy Violations, dimana ada informasi seseorang yang bisa
    dibaca dan diambil oleh pihak lain. Contohnya misalnya data kartu
    kredit Anda bisa disadap pada saat Anda melakukan transaksi yang
    memanfaatkan jaringan komputer. Ini berarti privacy Anda sudah
    dibaca oleh orang lain.


Dalam usaha mengamankan jaringan komputer, maka dibutuhkan
pengamanan baik mengamankan infrastruktur dan juga mengamankan
traffic dari jaringan tersebut.




  • Mengamankan traffic, berarti memastikan bahwa semua
    informasi yang ada dalam suatu jaringan komputer hanya dapat
    dibaca oleh orang yang bersangkutan. Mengamankan traffic di sini
    berarti juga mencegah serangan dari luar, seperti misalnya
    dengan memanfaatkan firewall, NAT dan lain sebagainya. Cara
    lainnya adalah dengan memanfaatkan metode enkripsi di dalam
    jaringan dan juga autentikasi.

  • Mengamankan infrastruktur, berarti memastikan bahwa user
    tidak boleh sembarangan dalam mengakses jaringan komputer,
    maupun melakukan hacking ke dalam jaringan seperti merubah
    konfigurasi, membombardir jaringan dengan traffic yang tidak
    berguna dan lain sebagainya. Ini lebih kearah pengamanan secara
    fisik, seperti memanfaatkan kamera video untuk mengamati ruang
    server, hanya memberi hak akses yang benar kepada user untuk
    mengakses suatu aplikasi dan juga melakukan testing pada
    infrastruktur agar terbukti tahan terhadap percobaan hacking.

Tidak ada komentar: